EMPAT SEBAB BERTENGKAR DENGAN PASANGAN


Oleh : Arlina Prihhesti

Tidak peduli berapa besar cinta Anda pada pasangan, kerikil-kerikil kecil dalam perjalanan cinta bisa jadi penyebab keretakan rumah tangga. Namun, bukan berarti datangnya masalah dapat langsung menghancurkan perkawinan Anda berdua.

Jika bisa mengatasinya, cobaan yang datang justru bisa memperkokoh hubungan cinta Anda dan pasangan. Anda perlu menyadari, ada 4 pemicu konflik dalam pernikahan, seperti dikutip dari laman methodsofhealing.com. Kenali solusi mencegah dan menghindari perang mulut dengan pasangan:

1.Uang
Uang menjadi isu masalah sangat umum dalam hubungan. Uang yang berlebih, atau kekurangan uang dalam perkawinan mampu menggoyang hubungan Anda dan pasangan. Jika mengalami masalah keuangan yang sulit dipecahkan, cari konseling keuangan untuk menetapkan anggaran, dan berkomitmen menjalani sesuai keputusan bersama. Cara ini dapat mencegah masalah gara-gara uang.

2.Seks
Anda dan pasangan mungkin saja memiliki mood berbeda ketika bercinta. Hati-hati, jika kondisi ini berlangsung terus menerus, bisa mengganggu kehidupan seksual Anda berdua, yang dapat berujung pada konflik hebat. Untuk memperbaikinya, lakukan komunikasi intens dengan pasangan, dan utarakan keinginan Anda dalam hal bercinta. Jika memiliki masalah, ajak pasangan menemui konsultan seks agar kehidupan seks dalam perkawinan menyala kembali.

3.Anak
Anak-anak dapat menjadi masalah dalam hubungan pada beberapa tingkat berbeda. Anda mungkin berdebat tentang apakah Anda berdua akan memiliki anak, ketika memiliki mereka, dan bagaimana Anda akan membesarkan mereka. Langkah anak dalam masa pertumbuhannya juga bisa menjadi problem. Segera mencari solusi tepat untuk mengatasi perbedaan dalam masalah anak. Dengan begitu Anda tidak merasa menderita, demikian juga dengan anak.

4.Selisih antar-keluarga
Memiliki hubungan baik dengan keluarga suami sangat penting. Memiliki keterampilan bergaul dengan keluarga juga bisa membuat hubungan keluarga besar harmonis. Namun, jika terjadi selisih atau masalah dalam keluarga besar, cobalah segera selesaikan agar tak merusak hubungan silaturahmi antar-keluarga.

Stabat, 20 November 2010

Penulis adalah Kepala Puskesmas Kelurahan Beras Basah, Kecamatan Pangkalansusu, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara, dan alumni Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Helvetia Medan Angkatan 2006.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s