SEBENING TETESAN AIR MATA


Oleh : Seruni Nita

Malam yang dingin ditemani suara jangkrik dan kodok yang saling bersahutan, menambah sunyinya kegelapan malamku, hanya rembulan dan bintang-bintang yang mampu memberikan sedikit cahayanya umtuk bisa kulihat dan terus kutatap dari kejauhan betapa indahnya bentuk dan kilauanmu yang mempesonakan mata dan khayalanku dalam semilir angin sepoi-sepoi mengelus rambut, pelipis dan pipiku.

Tidak terasa air mataku jatuh menetes perlahan. Ya Allah, berilah aku kekuatan dan rasa syukur untuk selalu dapat melihat indahnya ciptaan dan anugrah yang telah Engkau berikan kepadaku…dan jadikanlah setiap tetesan air mataku ini pengobat rinduku untuk selalu mengingatMu…Semoga kesabaran ini membawa kebahagian dalam hidupku, walau beribu pertanyaan yang melekat di benakku, aku akan mencari sendiri jawaban meski terkadang aku lelah…..

Namun sebening tetesan air ini membuat aku kembali kepadaMu ya Allah….untuk bersujud dan memohon agar suatu saat nanti aku diberikan kembali kebahagian seperti yang lalu….dengan cinta dan kasih sayang sebening tetesan air mataku.

Pangkalan Kerinci, Pelalawan-Riau, 24 April 2011

NB.:
Bila anda ingin melihat tulisan lainnya dari Seruni Nita, anda dapat berkunjung ke Putri Mawar’s blogspot.com / http://www.rosnitanita82.blogspot.com

2 Komentar

  1. barons gteng

    hiks,..hiks

    • Kenapa hiks…..hiks ? Ada yg tidak beres ya, atau sangat menyetuh di hati kisah tersebut ??????

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s